random

Ubud

Kalau di Jakarta, rata-rata jarak tempuh rumah menuju kantor adalah 17 kilometer. Pulang-pergi, tinggal dikalikan dua, maka dapat angka 34 kilometer. Sementara disini, jarak tempuh kantor menuju tempat tinggal adalah 21 kilometer.

Keisenganku mengukur jarak tempuh bermula sejak punya motor. Motor punya pengukur jarak tempuh yang salah satu tujuannya untuk mengetahui kapan harus mengganti oli. Pengukur yang dengan mudah kita reset menjadi nol inilah yang seringkali ku-reset ketika ingin tahu jarak tempuh.

Lain jarak tempuh, lain pula waktu tempuh. Banyak parameter yang masuk didalamnya, antara lain: kecepatan motor, macet, dan cuaca. Waktu tempuh di Jakarta untuk jarak 17 kilometer menuju kantor bisa berbeda dibandingkan ketika pulang menuju rumah, rata-rata satu jam. Waktu tempuh disini lebih manusiawi: jarak 21 kilometer cuma butuh waktu setengah jam. Berhubung sedang musim panas maka faktor cuaca bisa dihapus.

Okay. I’m totally lost. Entah kenapa tadi di awal kubuat judulnya Ubud. Grrrr.

tempat kerja saat ini: shared-villa. tempat kerja lho ya, bukan kantor. :D

Standard
random

Hari Blogger 2011

Gw kenal blog sejak SMU, diantara 2003 ke 2004. Waktu itu masih sebatas silent-reader (sekarang juga sih). Masa itu, di Indonesia, blogging itu booming sekali. Bahkan ada komunitas bernama blogbugs yang sampai masuk harian Kompas. Belakangan, di 2008, gw malah ketemu langsung dengan founder blogbugs. Haha.

Kok malah melenceng sih…

Anyway. Sejak kuliah-lah gw baru mulai nge-blog dengan rutin. Segala hal yang memorable, pasti gw tulis di blog. Sampai yang mesum-mesum juga ada! Sayangnya blog gw itu sifatnya lokal; hanya terpasang di komputer sendiri karena waktu itu belum ada yang namanya modem wireless buat internetan di kost.

Apesnya adalah harddisk tempat menyimpan data blog tersebut rusak. Gw lupa alasan rusaknya apa. Yang pasti semua data gw semasa kuliah juga ada di harddisk bernasib naas tersebut.

Ohiyah. Dulu gw juga punya blog yang isinya adalah duet gw dan temen baik gw, si Teguh. Nama domainnya sadis banget: brokenhurt.org — alahmak!

Brokenhurt bertahan selama setahun lebih. Dan dari situ kita kenal dengan banyak anak muda blogger lainnya, hasil blogwalking.

Kalau pada iseng. Coba aja deh cek archive.org, mungkin masih ada tuh cache-nya brokenhurt. Tapi asli deh ga penting banget.

Fast forward ke 2007, gw memulai blog yang static (hosted di blogsome.com dan masih ada sampai saat ini). Blog yang ini, memalukan sekali isinya. Gw aja yang nulis semua sendiri merasa malu kalau pas iseng ngebaca blog tersebut. Tapi mungkin disitu poinnya. Kita bisa melihat diri kita beberapa tahun lalu. Semacam refleksi diri. Dan sadar bahwa kita….norak!

Setelah blog ‘static’, gw dapet kesempatan emas untuk beli domain yang sesuai dengan marga gw: situmorang. Senangnya bukan main. Dari situ mulai deh blog ini.

Well. Cuma di blog-lah kita bisa nyampah sesuka hati. Komentar itu bonus doang. Meskipun makin kesini makin minim tulisan, tapi gw tetap kok suka baca blog orang dan nulis di draft.

Ah. Semakin ga jelas. Apapun lah itu. Selamat Hari Blogger Nasional 2011.

Standard