lesson learned, life, work

Kembali ke Bali

Hari ke-3 disini, jatuh sakit. Flu yang lumayan berat, mungkin karena kecapean.

Siang tadi pihak pengiriman barang menghubungi, katanya motorku sudah tiba. Disini sangat sulit untuk bepergian jika tidak punya kendaraan pribadi — satu hal yang sangat kusadari saat kali pertama tinggal disini, setahun yang lalu. Awalnya sempat kuurungkan niat untuk kirim motor, tapi setelah dapat rekomendasi kiri-kanan akhirnya kukirim juga. Keputusan yang sangat ku-syukuri saat ini.

Meski baru tiga hari, perjalananku sudah lebih jauh dibandingkan terakhir kali tinggal disini. Kemarin, misalnya, sudah ke Ubud. Rencananya kami akan bekerja disana. Ubud sangat menarik karena sejuk. Bisa dibayangkan kalau malam datang, pasti dingin.

Malam minggu dihabiskan keliling seputaran Renon untuk cari tempat tinggal. Hanya butuh dua kali bertanya sebelum mendapatkan tempat tinggal yang nyaman. Memang beruntung sekali punya teman yang tahu seluk-beluk Bali dan punya segudang info tentang kamar kontrakan.

Hari ini, setelah jemput motor, hanya bisa terkapar. Meriang, hidung basah, pusing. Lengkap. Malam ini sudah agak mendingan. Sepertinya butuh banyak istirahat.

Standard