life, travel

Day 2: A thing that makes me the happiest

Gw baru hiking di umur 30. Dan pertama kali hiking langsung ke Gunung Agung di Bali. Kapan-kapan kuceritakan detailnya but it still feels like it was yesterday.

Lalu, apakah naik gunung pertama kali lantas membuat happy? Oh tentu tidak. Malah kebalikannya; frustrasi berat karena tidak menyangka akan sesulit itu (walau rada bangga akhirnya bisa mengalahkan diri sendiri).

Menurutku kebahagiaan naik gunung umumnya justru terasa ketika kita sudah kembali ke sumpeknya pekerjaan dan rutinitas hidup dan kerja.

Tapi menurutku hampir belum ada yang mengalahkan rasa tenang dan bahagia (dan juga bangga, again, karena berhasil mengalahkan diri sendiri) ketika berada di puncak gunung di pagi hari sambil melihat matahari terbit.

Kayak gini:

Standard
life

Day 1: whoami

$ whoami
leonardo

Gw orang yang sangat aneh.

Gw membuat banyak keputusan yang sangat aneh dan reckless.

Gw sering kali tidak peduli dengan apapun isi pikiran orang lain. Walau tadinya tidak begini.

By the way, ternyata setelah sekian lama tidak menulis ternyata jadi kesulitan membuat tulisan yang runut.

Seperti judul blog ini, gw selalu merasa diri sebagai “loner die younger”. Seringkali terpikir “untuk apa sih hidup lama-lama?”

Untuk apa sih orang-orang memburu langit yang sangat tinggi?

Hidup ini sangat menjemukan, menurutku.

Anyway,

Strengths:

  • i am an extremely chill individual; like 90-95 percent of the time i dont give a rat shit to anything or anyone. people can do whatever their heart desire and i wont bother
  • but, i can also be extremely cold hearted straight-to-the-point zero-bullshit super-aggresive in like 5-10 percent of the time specifically when people annoys the hell out of me
  • i am a relatively good teacher (self-proclaim, obviously); i love teaching and sharing so much! to the point i realized that teaching requires lots and lots of energy and patience and it never fails to suck all of my energy every single time i teach. but is it worth it? f**k yeahhhhhhh!
  • i can live alone for a long duration of time (dadah-dadah ke PSBB)

Weaknesses:

  • pemalas; ini yang bikin banyak banget masalahku. belum bisa membedakan apakah aku malas karena bosan atau memang malas karena malas saja. wut.
  • bosan atau jenuh; ini juga sumber segala masalah. kalau sudah terjebak di kondisi ini akan teramat susah untuk kembali produktif dan normal
  • reckless; ini lagu lama banget. mungkin akar masalahnya ada di ketidaksabaran. gw sangat tidak sabar dalam beberapa hal. jadinya tidak disiplin untuk memikirkan sesuatu secara perlahan dan menyeluruh
  • lack of motivation 24/7; ga tahu ini gejala atau root cause. sampai sekarang masih mencari tahu which one is which
  • attention deficit; kalau ini sepertinya sih gejala ya, mungkin root cause-nya ada di malas dan atau bosan. gw bisa membaca beberapa kedalaman halaman wiki padahal seharusnya mengerjakan pekerjaan yang lebih penting
  • pelupa; semakin tua semakin cepat dan banyak yang kulupakan. fyi ternyata kemampuan melupakan sesuatu tuh sebuah fitur yang penting banget. cuma akan jadi masalah besar kalau lupa ini jadi fitur utama ya. lul
  • tidak sabaran; ini kontradiktif dengan suka berbagi dan mengajar di atas dan memang harus kuakui sih. sampai detik ini masih berusaha untuk belajar agar lebih sabar khususnya ketika mengajari mbak pacar (haha)
  • pendendam (bukan seorang pemaaf); gw beneran ga punya waktu dan energi buat orang-orang yang ga layak dibantu / diperjuangkan, gw ga butuh mereka juga untuk survive sejauh ini, they can go f themself for all i care. tapi lagi belajar buat yawdalah; people makes mistakes like all the time anyway~
  • emotionally detached; ini ga 24/7, tapi kalau sedang dalam mode ini gw bisa sangat-sangat dull.
  • emotional dysregulation; ini jarang terjadi atau muncul ke permukaan tapi sekalinya muncul ya outcome-nya rusuh

Di luar hal-hal yang telah kusebutkan di atas, gw paling sering merasa kalau gw agak kurang normal; atau mmm ga senormal orang-orang pada umumnya lah.

Salah satu contohnya adalah cara gw melihat semesta yang kutinggali ini. Agama, misalnya. Gw sekarang ga merasa kalau gw di-identifikasi oleh agama yang kebetulan disematkan ke gw. Buat gw agama sekadar attribute but not an identifiying one.

Lalu hal apa yang kemudian gw pikir bisa mengidentifikasi gw? Dunno. Ini masih kupikirkan dan menurutku ini penting untuk kupikirkan juga.

I also think am neither too stupid nor too smart. Tapi justru karena menyadari ini gw berusaha banget untuk identifikasi siapa orang-orang pintar (yang pemahamannya terhadap suatu domain luas dan dalam) agar gw bisa mengandalkan knowledge dan wisdom mereka.

Mungkin itu dulu deh yang kepikiran. Ciao~

Standard
random

Rasional

Kepada langit
Ini kami
T yang tidak seimbang
Terus menerus bergerak
Membangun tirani-tirani beton
Susul menyusul kaca baja
Berusaha menyentuh angkasa
Berlomba melupakan bumi

Kepada bumi
Ini kami
Semut-semut metal
Terus menerus mendesak
Memenuhi jalur
Kami tidak kenal ampun
Kami saling sodok
Berlomba melupakan jati diri

Kepada Yang Tertinggi
Ini kami
Citra yang kau ciptakan
Kasih yang kau sematkan
Semangat yang kau lelerkan
Nafas yang kau hembuskan
Seharusnya.

Kepada manusia
Ini kami
Yang sudah lupa dimana
Yang sudah lupa mengapa
Yang sudah lupa apa
Yang sudah lupa bagaimana
Yang sudah lupa
Siapa.


Ditha, 2011

Standard
lesson learned, life, Tips, work

Employee Stock Options Plan ESOP

Odi bilang liat ini saja

Gw coba “terjemahkan” isi tweet yang direferensikan Odi ya.

Tapi kita mundur agak jauh dulu supaya semua satu halaman.

Kita pahami dua hal dulu:

  1. stock = kepemilikan perusahaan
  2. stock options, dari Investopedia:
    A stock option gives an investor the right, but not the obligation, to buy or sell a stock at an agreed upon price and date.

Ketika mau bergabung ke perusahaan, umumnya kita juga ditawari stock (atau saham).

Continue reading
Standard
life

Multi-Sided Platform

Source: Strategic Decisions for Becoming a Multi-Sided Platform: A Case Study (Cia-Christine Korjus).

Multi-sided Platform has following traits:

  • enabler of direct interactions between two or more distinct sides
  • each sides affiliated with the platform

Affiliation: users on each side make platform specific investments that are necessary in order for them to be able to directly interact with each other.

Multi-sided platform lure at least two customer groups which differ from each other and enable cooperation between those groups.

Continue reading
Standard