lesson learned, life, notes

Galih Maulana

Disclaimer
Tulisan dibuat semata-mata sebagai catatan bahwa saya pernah menjadi korban penipuan, dan tentunya dengan harapan agar catatan ini berguna bagi siapapun di masa depan yang kemungkinan terjebak dalam situasi yang sama dengan saya saat tulisan ini dibuat.

Tulisan dibuat dengan kesadaran penuh bahwa saya adalah penduduk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang punya hak dalam kebebasan berekspresi. Hal ini saya baca dalam buku berjudul Kebebasan Berekspresi Panduan Bagi Jurnalis dan Aktifis Kebebasan Berekspresi (Asosiasi Jurnalis Independen / AJI, cetakan pertama Maret 2010).

Tulisan tidak dibuat dengan tujuan untuk menyudutkan maupun menjelek-jelekkan (upaya pencemaran nama baik) pihak manapun.

Tulisan ini dapat diakses siapapun, dimanapun, kapanpun, dan bebas disebarluaskan tanpa terlebih dahulu meminta izin kepada saya. Tetapi saya tidak bertanggungjawab atas efek samping –dalam bentuk apapun– yang tidak saya harapkan dari penyebaran catatan ini.

Saya juga tidak bertanggungjawab atas segala bentuk peristiwa yang mungkin terjadi di masa depan yang mungkin saja diakibatkan oleh catatan ini.

Apabila pembaca menemukan ada informasi yang tidak valid, dan bisa membuktikan hal tersebut, silahkan kontak saya melalui kolom komentar.

Pembaca yang tidak menyetujui isi disclaimer ini sangat tidak disarankan untuk melanjutkan membaca.

Pembaca yang menyetujui disclaimer ini sebaiknya membaca catatan secara utuh.

Continue reading

Standard