artwork, life, random, review, shots, story, travel

Garuda Wisnu Kencana

Patung Wisnu di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Jimbaran, Bali, Indonesia

Klik foto untuk melihat resolusi tinggi, dijamin lebih nyaman untuk dilihat.

Entah kenapa tadi pagi gw terbangun jam 4 dini hari. Hal yang jarang sekali terjadi, dan sekalinya terjadi ternyata terasa sangat menganggu karena tidak bisa melanjutkan tidur. Alhasil nyalain laptop dan browsing kaskus, masuk ke bagian regional Bali.

Di forum regional Bali ketemu thread tentang tempat tujuan wisata yang harus dikunjungi di Bali. Hohoho. Setelah baca-baca dan cari referensi tambahan, akhirnya decided ingin ke Garuda Wisnu Kencana (GWK) dan ke Uluwatu. Ternyata kedua tempat ini saling berdekatan, berada di ujung selatan pulau Bali.

Sadar bahwa jalan sendiri sepertinya kurang asik, akhirnya coba hubungi dua teman yang ada disini. Apa mau dikata, keduanya sibuk. Jadilah gw jalan sendiri.

Ohiyah. Sebelum berangkat, gw tentunya memastikan bahwa dompet berisi uang, handphone fully charged, dan bahan bakar kendaraan full tank. Motorku sendiri baru saja melalui service dua hari lalu. I’m good to go.

Keluar rumah jam 9 pagi, hari ini berawan dan hujan gerimis. Cuaca yang termasuk enak untuk bepergian, dan mendadak tidak enak ketika hujan deras yang turun.

Karena belum pernah baik ke GWK maupun Uluwatu, gw rely ke Google Maps. Selama di Bali, kemanapun gw pergi pasti cek Google Maps dulu.

Tujuan pertama GWK karena tempat ini yang pertama dilalui sebelum lanjut ke Uluwatu. Dari GWK ke Uluwatu mudah sekali sih, tinggal lurus doang, dan ikutin papan tanda.

Kompleks Garuda Wisnu Kencana, menurut gw, super-duper-ultra-mega-keren. Biaya tiket masuk seharga 30 ribu rupiah (per-Juli 2012), menurutku layak sekali. Sulit dipercaya bahwa manusia yang buat kompleks tersebut — karena mereka membelah-belah bukit, literally!

Foto di bawah ini adalah salah satu contoh bukit yang dibelah-belah (dan diratakan menjadi lapangan). Lapangan ini terletak tepat di depan patung Garuda.

Lapangan di depan patung Garuda (Garuda Wisnu Kencana, Bali)

Setelah tiket masuk diperiksa, langsung arahkan kaki ke arah kiri dan jalan terus sampai ketemu tangga naik. Di lantai ini ada taman yang disertai kolam. Ada patung perempuan di tengah-tengah kolam. Sementara di pinggiran kolam ada beberapa patung kura-kura.

Pas tadi gw dateng, ada juga patung sapi yang jelek sekali karena merusak estika taman tersebut. WTF emang.

Pada salah satu sudut taman ada tangga menanjak lainnya, yang akan mengantarkan ke Plasa Wisnu — tempat patung Wisnu dipamerkan. Langsung saja naik tangga tersebut.

Ketika menaiki tangga kita sudah mulai takjub melihat patung Wisnu yang begitu keren. Sesampainya diujung tangga, ada dua opsi pemandangan; pertama, tentu saja patung Wisnu, kedua, balikkan badan, terhampar luas Jimbaran, Bandara Ngurah Rai, Nusa Dua, Benoa, dsb. Pemandangan yang keren sekali!

Patung Wisnu berukuran besar sekali. Cek foto di bawah ini, ada seorang turis Jepang berdiri di depan patung. Silahkan dibandingkan dan dikira-kira deh ukuran patung tersebut.

Setelah puas melihat foto patung Wisnu, lanjutkan dengan turun tangga di sebelah kanan. Voila, kita dibuat takjub lagi dengan patung Garuda.

Lebih banyak foto Garuda ya. Sejujurnya sih gw lebih suka patung Wisnu karena gagah dan jantan sekali. Tapi di sisi lain, patung Garuda punya detail yang luar biasa. Amazing!

Well, segitu dulu deh. Ada segambreng foto lainnya dan cerita yang menjelaskan relasi antara Wisnu dan Garuda. Lalu ada juga arti Garuda itu sendiri. Hmm, ada juga satu gedung yang isinya gambar masterplan GWK. Seandainya proyek GWK ini komplit, gw rasa bakal luar biasa sekali.

Nanti disambung untuk bagian Uluwatu dan Dreamland. Cheers.

Standard

3 thoughts on “Garuda Wisnu Kencana

  1. fotonya kurang banyak ah :D aku jadi nostalgia nih ito.. 4 tahun berlalu ternyata belum selesai juga komplek gwk itu ya.. hmm…. btw keknya selalu hujan di daerah gwk ini ya.. dulu pun pas aku kesana hujan juga ito.. yg aku suka disitu adalah pahatan malaikat2 di gunung2 yg dibelah itu.. dan ada pasar cenderamata juga disitu kalau tak salah… patung sapi itu yg warna pink, kan? hahhahahahhaa koq merusak pemandangan sihh? hahaa.. mungkin karna masyarakat hindu kan menghormati sapi, makanya ditaruh disitu :) wahhh panjang kali ocehanku ini.. pokoke ditunggu laporan uluwatu lengkap foto2 nya yaaa :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *